Sidoarjo -
Menjelang demontrasi besar-besaran menolak kenaikan harga BBM,
Bupati Sidoarjo melarang anak buahnya menggunakan mobil dinas plat
merah. Langkah itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya
penyanderaan.
"Saya perintahkan semua pejabat di Pemerintahan
Kabupaten Sidoarjo tidak membawa keluar mobil plat merah. Untuk hindari
pembajakan mobil khusus mobil berplat merah," kata Saiful Illah
disela-sela rapat koordinasi di Mapolres Sidoarjo, Sabtu (24/3/2012)
siang.
Politisi PKB menambahkan, jika anak buahnya kedapatan masih menggunakan mobil dinas maka, diharapkan plat mobil dinas diganti.
"Saya
akan serukan semua pejabat yang membawa mobil plat merah, kalau dibawah
keluar plat merah diganti dengan plat hitam," katanya.
Kepala
Kepolisian Resort Sidoarjo AKBP Marjuki setali tiga uang dengan langkah
sang bupati. "Silakan mobil dinas plat merah diganti plat hitam.
Terhitung mulai sekarang hingga H plus 3," kata AKBP Marjuki Kapolres
Sidoarjo.
Demonstrasi penolakan kenaikan BBM akan digelar
serempak di berbagai kota menjelang 1 April 2012. Informasi yang
dihimpun, selain elemen pergerakan mahasiswa juga akan diikuti kader
partai politik.
Tanggal 27 Maret, dijadwalkan kader PDIP akan turun ke jalan untuk menentang kebijakan pemerintahan SBY itu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar